Dentang nafasmu adalah semangat hidupku
Harapanmu adalah pelita bagiku
Tiada lelah tergores dalam wajah ayumu
Meski hanya mesin tua yang selalu menemani malamu
Rasa katuk dalam dirimu
Tiada kau rasa demi sesuap nasi untuk anakmu
Ibu maafkan aku yang selalu membangkang perintahmu
Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami
Mengurai senyum di setiap perjalanan kami
Mendera doa di setiap detik nafas kami
Berharap kami jadi mutiara terindah dalam hidup ini
Ibu… kau adalah berlian di hati ku
Luka sekecil apapun tak kan ku biarkan terjadi padamu
Karna luka sekecil apapun yang terjadi padamu
adalah seribu derita bagiku
Biarkan aku yang menanggung semua deritamu
Meski nyawaku harus ku korbankan ntukmu
Kan ku lakukan semua itu untukmu
Karna hidupku tak kan berarti jika tanpamu
Dan ku kan tersenyum manis untukmu
he'em2 au setuju ma qm?
BalasHapushhe....
BalasHapusmakacih...